News

Kisah Mahasiswa Unsoed Raih Medali Emas di IICYMS, Saat Usung Karya Degradasi Limbah Obat-obatanz

28 Mei 2023
Event Details Images

Sekelompok empat mahasiswa kimia dari Universitas Diponegoro (Undip) telah mencapai prestasi luar biasa dengan meraih medali emas dalam lomba poster pada ajang bergengsi National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NICYMS) dan International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS) yang diselenggarakan di UIN Sunan Gunung Djati. Riski Aprianto, Indah Marita Dewi, Diva Xafiera Barlianto, dan Muhammad Adam Zidane memamerkan penelitian mereka yang luar biasa tentang "Aplikasi Agen Kemoterapi Alami Berbasis Asam Caffeic-Grafena Oksida dari Limbah Batok Kelapa," sehingga mereka mendapatkan pengakuan yang layak.

NICYMS dan IICYMS adalah platform terkenal yang menyatukan para ilmuwan muda dan penemu dari berbagai latar belakang, dengan fokus pada inovasi ilmiah dalam perspektif Islam. Kompetisi ini menumbuhkan kreativitas, keunggulan penelitian, dan kolaborasi di kalangan pikiran muda, mendorong mereka untuk mengembangkan penemuan yang berdampak untuk kemajuan masyarakat

Presentasi poster pemenang penghargaan Riski Aprianto, Indah Marita Dewi, Diva Xafiera Barlianto, dan Muhammad Adam Zidane berkisar pada penelitian inovatif mereka tentang "Aplikasi Agen Kemoterapi Alam Berbasis Caffeic Acid-Graphene Oxide dari Limbah Batok Kelapa." Proyek ini mengeksplorasi potensi memanfaatkan bahan limbah dari batok kelapa untuk mengembangkan agen kemoterapi alami dengan sifat yang ditingkatkan dengan memasukkan graphene oxide dan asam caffeic.

Meraih medali emas di NICYMS dan IICYMS merupakan bukti kemampuan dan dedikasi luar biasa dari Riski Aprianto, Indah Marita Dewi, Diva Xafiera Barlianto, dan Muhammad Adam Zidane. Prestasi mereka tidak hanya membawa kebanggaan bagi Universitas Diponegoro tetapi juga menginspirasi para ilmuwan dan penemu muda lainnya untuk mengeksplorasi solusi inovatif dan berkontribusi pada pengembangan komunitas ilmiah.